Di sudut hati ini ada hati perindu
Menjadi penjelmaan antara iblis dan malaikat Mu
Bersenandung lewat masnawi penuh kasih
Memohon dengan keangkuhan yang nyata
Merindukan Mu meski bergelimang dosa
Mengeluh dengan secuil cinta tak sempurna
Membisikkan harap lewat lantunan doa
agar Kau lihat perindu ini sebagai abdi Mu
Rindu
Diantara
Aku melangkah diantara rasa dan logika...
Always With You
Diseberang sana ada dirimu yang tak benar-benar tampak dimataku...
Aku mulai beranjak mencari harum nafasmu..
Menyelami setiap sudut dengan kedua bola mata ini...
Aku ingin segera berlari mengejar bayangmu..
Tapi mentari mulai menyengat diluar sana, menahan langkahku karna terlampau teriknya..
Bahkan udara pun mulai tak bersahabat, menahan nafasku hingga menyesakkan dada...
“bagaimana aku mampu mencarimu bintangku?” keluhku dalam tangis yang tertahan.
Sekejap kupejamkan mata ini...
Berharap menemukanmu lewat mata hatiku...
Hmm... hatiku mulai menangkap sosokmu...
Dengan lambaian tanganmu kau sapa khayalku...
“sini nok...” sapaan lembutmu padaku..
“kau tampak kurus kini” bisik batinku perih.
Sejenak kemudian kuingin meraih tanganmu, menggenggam erat dan tak melepasnya...
Namun, apa yang terjadi?!
Tersentak diriku oleh keramaian yang menjauhkanmu...
Kini bayangmu mulai pudar dan menghilang lagi...
“ Bintangku, kau hendak kemana?”
Aku tak sanggup menyusulmu lebih jauh lagi..
Meratapku dalam derai air mata...
“tetaplah kau disitu,sejenak kan kuhampiri suara yang memanggil namaku. Jangan segera beranjak dari tempat itu. Tenang lah... ini tak kan lama”
Seketika itu kata-katamu menghapus bulir-bulir air mata yang mengalir..
“aku selalu menunggumu bintangku...”jawabku.
Dan kali ini pun akan tetap sama...
Jangan terlampau lama kau menjauh...
Sedetik saja aku tak kuasa kehilanganmu..
Aku akan tetap menantimu disudut ini, dan berbagi segalanya denganmu...
Always with you..
Jepara - jogja
Dormir princesse with Mr.Owl
Perindu
قد أفلح المؤمنون (1) الذين هم في صلاثهم خاشعون(2)
wahai jiwa-jiwa yang tenang..
yang dihatinya penuh kerinduan..
akan keindahan Sang Pencipta..
Mereka lah pemilik iman yang sejati..
Sungguh beruntung lah mereka...
Manusia beriman pada Sang Pencipta..
Yang melaksanakan perintah sepenuh hati..
Melantunkan doa disepanjang malam..
Menangis mengaharap cinta kasih Nya..
Mencari jalan lurus yang di ridhoiNya..
Lagi beribadah dengan hati yang tunduk..
Sepenuh jiwa mengabdi kepadaNya..
Tiada yang kan memungkiri manis janji dari Sang Maha Satu..
Akan indahnya kehidupan abadi disisiNya..
Dibawah naungan CintaNya ..
Satu
lihat lah aku disini…..
menjelma iblis atau kah malaikat diriku….
Namun aku ada diantara dua ciptaanMu
Kau…. aku… adalah satu…
menjadi bagian yang tak terpisahkan…
selayaknya mentari yang menyapa bumi….
seindah pelagi di ujung zion
kau cintai aku dengan segala keindahan…
Kau dan aku…
aku hanya sekedar manusia…
sedangkan Kau adalah kekasih yang merasuk dijiwa…
aku adalah pemilik badan ini…
sedang Kau adalah jiwa yang Esa…
Kau dan aku adalah satu…
seperti bunga yang tak lepas dari kumbang…
Kau adalah keindahan yang mengisi setiap detak jantungku…
mengalir bersama aliran darah ini…..
hadirku tak lepas dariMu…
mencintaimu tak sekedar kewajiban, bahkan adalah kebutuhanku...
Kau yang menjadi Yang Maha Satu...
Izinkan aku mencintaiMu dan menjadi jiwa yang satu..
ya Musthafa
Lantunan sholawat untukmu junjunganku...
bukan dusta atau ucapan semata..
Namun ketulusan tiada terkira..
Bukan harapkan keindahan dunia dalam cinta ini...
Bukan inginkan kenikmatan untuk jiwa pendosa ini...
Tapi cinta dan kasihmu jadi bagian dari cita diri...
Untukmu yang telah membawa lentera bagi manusia..
Salam cinta dari kami..
umatmu yang hatinya tak terjaga dari dosa
ان الله وملائكثه يصلون علي
النبي
يا أيها الذين أمنو صلو عليه وسلم ثسليما
Kau dan aku
Aku memang bukan pemilik iman sejati, atau penyebar arti kebajikan…
Aku bukan pemilik cinta sejati, atau pennikmat angin syurgawi…
Tapi…
Inilah aku.. Orang yang terus mencari manisnya iman, dan belajar arti kebajikan
Insan yang selalu inginkan cinta sejati dan harapkan indahnya syurga….
Sungguh……… hanya manusia rendah lah diri ini.
Masih berusaha mencari segala yang bisa buatku dekat dengan-Mu…
Aku tak berharap perjumpaan dengan-Mu hanya untuk menikmati kebahagiaan semata
Aku tak inginkan perjumpaan dengan-Mu,jika sekedar mendapat keni’matan dunia
Tapi…
Izinkan aku berharap lebih dari sekedar itu…
Aku inginkan penyatuan cinta-Mu dalam jiwaku
Ingin penyatuan sejati dalm diri ini
Harapku..ini tak hanya sekedar mimpi yang kosong tanpa makna
Bahkan, Kau kan merengkuhnya sebagai doa dan pengharapan diri….
