Sahabat


Kita semua pasti memiliki teman maupun sahabat.Teman dan sahabat adalah sesuatu yang sangat berharga. Sesuatu yang terasa wajib dimiliki setiap manusia. Dalam bahasa arab sendiri teman berasal dari kata shodaqo yang berarti jujur atau benar. Dalam suatu ungkapan berbahasa arab yang pernah saya temui,”teman kamu adalah orang yang jujur dan bersikap apa adanya pada kamu”. Menurut imam Asykari sendiri,”persahabatan merupakan kesatuan hati dalam cinta”. Sedangkan menurut psikolog,”persahabatan adalah hubungan antara dua orang atau lebih yang saling memiliki daya tarik dan kesatuan hati”. Jadi, persahabatn sendiri merupakan hubungan yang berasal dari hati, sehingga di dominasi oleh perasaan cinta yang menjadikan ikatan itu menjadi kuat.
Persahabatan yang terjalin antar remaja, lain dari pada yang lain. sebab, persahabatan yang dibentuk seorang remaja mampu mempengaruhi ruh, hati,pikiran, dan perasaannya. Mereka tak kan mampu lari darinya meskipun sesaat. Seorang sahabat mampu mempengaruhi masa depan sahabatnya maupun jalan hidupnya. Bahkan dalam sebuah kisah disebutkan bahwa seseorng menjerit dan menyesali perbuatannya pada hari kiamat karena hanya mengambil sisi negative dari sahabatnya. Sahabatnya itu memberikan pengaruh buruk dalam hidupnya. Hal itu lah yang membuatnya jatuh dalam jurang kehancuran di dunia maupun akhirat.
Allah SWT juga telah menjelaskan dalam firmanNya :
“kecelakaan besar lah bagiku; kiranya aku dulu tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya ia telah menyesatkan aku dari AlQur’an ketika AlQur’an itu telah datang padaku. Dan adalah syaithan itu bukan penolong manusia.” (al-Furqon: 28-29)
Hmm…penyesalan memang selalu datang terlambat. Begitu juga dengan kisah pada ayat diatas, bahwa manusia hanya dapat menyesali perbuatannya. Dari ayat itu kita dapat mengambil beberapa pelajaran penting mengenai persahabatan:
1. Sahabat memang sangat penting dan sangat kompleks dimilki setiap manusia, namun tak selamanya membawa dampak baik sehingga kita perlu lebih jeli dalam menentukan sahabat yang terbaik bagi kita.
2. Kita perlu mencari sahabat yang dapat membawa kita untuk selalu ingat kepada Allah SWT. Sehingga dengan bersamanya kita mampu menjadi manusia yang bertaqwa.
3. Dalam persahabatan kita tidak boleh mudah terpengaruh terhadap hal-hal buruk yang dibawa oleh sahabat kita.
Tak mudah memang kalau harus menentukan sahabat yang baik dalam hidup kita. Pada kenyataanya manusia juga tak ada yang sempurna. Meskipun begitu, satu hal yang wajib kita jadikan pedoman bahwa kita perlu mencari dan mencintai sahabat kita atas dasar cinta kepada Allah semata. Karna kita sendiri pasti menyadari bahwa tak ada orang yang mau di khianati oleh seorang sahabat. Pengaruh seorang sahabat yang begitu besar dapat diumpamakan “segumpal daging busuk jika dibungkus dengan apapun tetap saja berbau busuk,lain hal nya dengan sebatang kayu cendana yang apabila di bungkus akan tercium wangi baunya”. Maka dari itu, penting sekali untuk kita berhati-hati dalam memilih prilaku seseorang yang akan jadi sahabat kita. Karena pada dasarnya semua akan berdampak pada diri kita sebagai orang terdekatnya. Coba kita renungkan!! Siapa sih yang mau disakiti orang yang kita sayangi?? Tentu tak seorang pun mau begitu. Karena persahabatan juga bagian dari jalinan kasih sayang dan cinta kita dengan seseorang. Sehingga tanpa ditanya pun kita pasti menginginkan satu hal dari sahabat kita, yaitu perasaan cinta yang haqiqi.

0 komentar:

Posting Komentar